Manifesto Perubahan Subang BARU diharapkan Mampu Minimalisir Konflik Antar Kelas

SUBANGBARU.com, Subang – Manifesto Subang Baru menurut Biro Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Front Pemuda Nasional Kabupaten Subang, Jamal Kumaunang, adalah gagasan yang diharapkan mampu meminimalisir konflik antar kelas.

“Dikotomi ekonomi di Kabupaten Subang yang terbilang tengah berkembang merupakan sumber yang membuat adanya sekat antara kaum industrialisasi dan kaum ekonomi kerakyatan sehingga tidak jarang kedua kelompok tersebut saling bersitegang saling berhadapan maka perlunya sebuah manifesto subang berupa sikap dimana yang besar melindungi yang kecil dan yang kecil menghormati yang besar,” ungkap Jamal.

Manifesto Subang Baru tersebut, kata dia, merupakan sikap yang tidak hanya harus dikembangkan di lingkungan masyarakat melainkan harus menjadi ruh semangat di lingkup pemerintah Kabupaten Subang.

“Inilah peran penting pemerintah sebagai pemangku kebijakan untuk bisa menyediakan regulasi dalam upaya memberikan proteksi kepada kaum ekonomi kerakyatan dan mengawasi kaum industrialisasi sehingga tidak adanya kondisi monopoli global dari sektor ekonomi,” lanjutnya.

Budaya, kata Jamal, merupakam salah satu unsur yang harus masuk dalam substansi manifesto perubahan subang baru.

“Tidak jarang faktor ekonomi mampu mendorong akan degradasi moral dan lunturnya nilai luhur budaya lokal dan budaya bangsa maka dari itu adaptasi terhadap budaya lokal menjadi pra-syarat dalam langkah investasi ekonomi kaum indistrialisasi yang ingin berbisnis di kabupaten subang,” tegas Jamal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *